Jumat, 08 Maret 2013

Gerakan Sastra Cyber di Indonesia

Sastra Cyber dikenal di Indonesia sejak akhir tahun 1990-an. Gerakan sastra cyber ini semakin mengemuka dengan munculnya situs CYBERSASTRA yang menerbitkan Puisi Cyber di tahun 2001 dengan judul buku: Graffiti Gratitude.

Walaupun mendapat kecaman di awal kemunculannya, gerakan sastra cyber ini mendapatkan pengakuan yang semakin luas, bahkan saat ini penerimaan terhadap genre sastra cyber menjadi semacam keniscayaan.

Saat ini media social media seperti twitter dan facebook, juga blog di berbagai macam tempat tak pernah berhenti menjadi ajang kreativitas para sastrawan cyber. Sebuah situs yang didedikasikan untuk terus menjadi media pengembangan sastra cyber di Indonesia beberapa tahun belakangan ini telah hadir, dengan mewarisi semangat pembaruan dari generasi sastra cyber Indonesia yang dikenal dengan CYBERSASTRA.

Situs cybersastra.org merupakan reinkarnasi dari sebuah situs cybersastra di masa lalu, yang berupaya terus menjaga semangat gerakan sastra cyber di Indonesia.

Blog Puisi Cyber dan Penyaircyber turut juga hadir untuk menjaga semangat ini. Selain itu hadir juga di twitter dengan nama @penyaircyber

1 komentar:

Mengenai Saya

Foto saya

Nanang Suryadi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB-UB). Penyair generasi cybersastra Indonesia. Mengelola beberapa situs organisasi kepenulisan yaitu: fordisastra.com dan cybersastra.org  selain itu dia juga mengelola situs pribadinya yaitu: nanangsuryadi.web.id  nanangsuryadi.com dan pasaridea.com juga beberapa blog lainnya. Selain itu dia juga memiliki blog di Universitas Brawijaya, terutama untuk kelas yang diampunya, yaitu:  puisi.lecture.ub.ac.id, consumerbehavior.lecture.ub.ac.id, servicemarketing.lecture.ub.ac.id, marketingstrategic.lecture.ub.ac.id, nanangsuryadi.lecture.ub.ac.id, ecomm.lecture.ub.ac.id,  marcom.lecture.ub.ac.id, nanangsuryadifeub.lecture.ub.ac.id